Part
1
Suatu hari ada dua sejoli yang
pernah bersama namun mereka berdua terpisah karena ke egoisan mereka. Dua tahun
sudah mereka tidak pernah saling kasih kabar lagi, secara tidak sengaja mereka
bertemu kembali di satu taman hiburan.
“hei...masih kenal sama aku” Aldo menyapa sambil menyolek bahu wanita itu
dari samping kanan. “eh ini aldo ya” jawab Cyntia melirik dengan ekspresi sedikit kaget,
lalu Aldo Mengajak Cyntia duduk di kursi taman.
“sudah dua tahun lebih ya kita
tidak pernah ketemu lagi” sapa Aldo
membuka pembicaraan “iya” jawab Cyntia dengan sedikit malu, “aku
menyesal pernah mutusin kamu” ungkap
aldo sambil menatap Cyntia. setelah mendengar ungkapan Aldo, Cyntia melirik ke
arah Aldo dan mata mereka berkontak langsung yang membuat jantung Cyntia
berdebar “i..iya aku juga” jawab Cyntia sambil membuang pandangannya
dari arah Aldo.
Seketika keadaan menjadi hening, semilir
angin berhembus, daun-daun berjatuhan membuat suasana berubah menjadi hangat
dan romantis. “dulu tidak seharusnya aku
membuat hubungan kita hancur, aku benar-benar sangat menyesal” ungkap aldo sambil menatap daun tersapu angin
di tanah “dulu tidak sepenuhnya adalah
kesalahan kamu, aku juga sangat egois dan ke kanak-kanakan” jawab Cyntia dengan menatap Aldo. “Aku minta
maaf dulu tidak pernah bisa mengerti kamu”
ujar Aldo sambil menatap ke wajah Cyntia, “a...aku juga minta maaf” jawab Cyntia dengan wajah yang yang memerah.
“sebenarnya aku sangat senang
bisa bertemu lagi dengan kamu, dari dulu sampai sekarang hati aku belum bisa
menerima orang lain lagi selain kamu, dan sekarang mumpung kita sudah bertemu
aku mau ngomong sesuatu sama kamu” ucap
aldo dengan wajah penuh harap, “iya aku
juga belum bisa lupain kamu” jawab
cyntia dengan sedikit senyuman malu di bibir nya. Lalu aldo membalikan badannya
menghadap dan merangkul bahu Cyntia dengan tangannya, sontak cyntia pun merasa
kaget dan membuat jantung nya tambah berdebar.
“aku mau ngomong serius sama kamu”
ucap Aldo dengan wajah yang maju mendekat dengan wajah wanita itu, “mau ngomong apa” jawab Cyntia dengan wajah semakin
memerah, “jangan potong saat aku bicara” ujar Aldo dengan suara lembut dan wajahnya yang
berjarak 7cm dengan wajah Cyntia, wanita
itu Cuma bisa mengangguk dan diam menatap Aldo.
“aku mau ngomong serius sama kamu, kau tau siang malam aku tidak bisa
tidur memikirkan kamu, dari pas kita putus sampai sekarang aku sangat tersiksa
wajahmu selalu terbayang dalam ingatanku” ungkap Aldo dengan mata berkaca-kaca.
Wanita itu mulai berpikir kalau
Aldo akan mengejak dia balikan lagi “aku
juga merasa seperti itu” jawab Cyntia
dengan suara sedikit gemetar karena detak jantung nya yang sudah tidak karuan lagi, “Cyntia sebenarnya aku ingin...” “ingin.. ingin apa” jawab Cyntia,
“a...aku ingin kamu...” “aku juga
ingin balikan lagi ko sama kamu” ucap
Cyntia dalam hati “iya ingin apa” jawab
Cyntia, “aku tau ini sangat memalukan” ucap Aldo
“iya tidak apa-apa ungkapkan saja” jawab Cyntia dengan mata berkaca-kaca
“aku ingin kamu... balikin uang yang
dulu kamu pinjam dari aku” ungkap Aldo
dengan wajah penuh harap, “haaaahhh”
sontak badan Cyntia berbalik ke depan dan menahan kening nya dengan
tangan sambil menunduk “aku mikir apa
sih GR banget jadi cewek” ucap Cyntia
dalam hati dengan wajah sedikit malu dan kecewa. “aku benar-benar tidak punya
uang, dari pagi aku belum makan, makanya pas aku ketemu kamu aku sangat
bahagia, karena mungkin kamu bisa menyambung hidupku hari ini” ucap Aldo dengan
pasrah, Cyntia menghela nafas panjang
“kalau mau nagih utang biasa aja gak usah bikin baper orang” sambil mengeluarkan uang dari dompet nya “Cuma nagih 100 ribu aja ribet amat,
nih” memberikan uang kepada Aldo.
“emangnya kamu masih baper sama aku” ucap Aldo
“tadi sih iya sekarang ogah, dah aku mau pergi masih banyak urusan yang
lebih penting” sambil pergi dengan rasa
kesal.
Bersambung....
Judul : Penantian
Genre : Comedy,
Romantis
Penulis : Benang Kusut
Date : 2020